Teknologi Pengemasan Aktif untuk Keamanan Pangan Modern
Pengemasan aktif berkembang sebagai solusi untuk menjaga kesegaran produk lebih lama. Berbeda dari kemasan biasa yang hanya melindungi fisik, kemasan aktif dapat menyerap oksigen, melepaskan antimikroba alami, atau menyeimbangkan kelembapan. Banyak riset kini mengkombinasikan bahan kemasan biodegradable dengan ekstrak tanaman seperti rosemary, kayu manis, atau cengkeh sebagai sumber antimikroba alami. Dengan meningkatnya permintaan konsumen terhadap produk minim pengawet kimia, teknologi ini memberikan keuntungan signifikan. Selain meningkatkan daya simpan, kemasan aktif berperan penting dalam mengurangi food waste dan menjaga keamanan mikrobiologis makanan.