Mahasiswa TPHP Unesa Kunjungan Industri ke PT So Good Food dan Cokelat Majapahit
Surabaya, 14 Oktober 2025 — Mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melaksanakan kegiatan kunjungan industri mahasiswa (fieldtrip) ke dua perusahaan ternama di sektor industri pangan Indonesia, yaitu PT So Good Food Wonoayu dan Cokelat Majapahit Mojokerto. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran lapangan yang bertujuan menambah wawasan mahasiswa tentang proses produksi pangan skala industri dan peluang kerja bagi lulusan teknologi pangan.
Belajar Produksi Sosis di PT So Good Food Wonoayu
Kunjungan dilakukan di PT So Good Food Wonoayu, salah satu perusahaan besar yang bergerak di bidang pengolahan daging unggas dan pembuatan sosis. Mahasiswa disambut hangat oleh tim perusahaan yang memberikan paparan mengenai company profile PT So Good Food, sistem produksi, serta penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) dalam menjaga mutu dan keamanan produk.

Selama kegiatan, mahasiswa melihat langsung proses pembuatan sosis di pabrik, mulai dari penerimaan bahan baku, penggilingan, pencampuran, pengisian adonan, hingga pemasakan dan pengemasan.
Melalui kunjungan ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata tentang bagaimana standar industri diterapkan untuk menghasilkan produk pangan berkualitas tinggi.
Selain itu, pihak perusahaan juga menjelaskan peluang karier di industri pangan bagi mahasiswa TPHP Unesa, termasuk bidang pengendalian mutu, riset dan pengembangan, serta manajemen produksi.
Menelusuri Proses Pengolahan Kakao di Cokelat Majapahit
Selain mengunjungi PT So Good Food, rombongan juga mengunjungi Cokelat Majapahit, sebuah perusahaan lokal yang fokus pada pengolahan kakao menjadi produk cokelat berkualitas.
Mahasiswa mempelajari tahapan proses pengolahan biji kakao, seperti fermentasi, pengeringan, roasting, grinding, conching, hingga pencetakan cokelat.

Selain penjelasan teknis, mahasiswa juga melihat bagaimana inovasi produk cokelat lokal dikembangkan dengan memanfaatkan hasil pertanian Indonesia. Hal ini memperkaya pemahaman mahasiswa tentang rantai nilai produk pangan, mulai dari bahan baku hingga produk siap konsumsi yang memiliki daya saing tinggi.

Melalui kunjungan industri ini, diharapkan terjalin kerja sama antara kampus dan industri pangan, baik dalam bentuk program magang, penelitian terapan, maupun rekrutmen tenaga kerja.
Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Unesa dalam mempersiapkan lulusan yang siap terjun ke dunia industri pangan dan berkontribusi pada pengembangan produk hasil pertanian Indonesia.