Produksi Eco-Antimosco Berbasis Daun Pepaya dan Serai Jadi Inovasi Ramah Lingkungan di Desa Ganggang Panjang
Sidoarjo - 1 November 2025, Desa Ganggang Panjang, Sidoarjo menjadi lebih hidup pada 1 November lalu saat kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) digelar oleh tim dosen Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Kelompok PKK RW 1 Desa Ganggang Panjang Melalui Produksi Eco-Antimosco Berbasis Daun Pepaya, Serai, dan Daun Salam sebagai Pengusir Nyamuk Alami Berkelanjutan” ini diawali dengan sambutan dari ketua pelaksana, Dr. Sugiantoro, M.Pd., yang menekankan pentingnya inovasi berbasis lingkungan dalam menjaga kesehatan keluarga.

Acara berlanjut
dengan sesi materi utama oleh Diwyacitta Antya Putri, S.TP., M.Sc., M.P., dosen
Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP) UNESA. Dalam paparannya berjudul “Pemanfaatan
TOGA: Serai, Daun Salam, dan Daun Pepaya”, ia menjelaskan kandungan senyawa
aktif dari tanaman-tanaman tersebut yang berperan sebagai pengusir nyamuk
alami. Serai mengandung citronellal, geraniol, dan limonene yang aromanya tidak
disukai nyamuk, sementara daun salam kaya akan eugenol dan flavonoid yang
mengganggu sistem penciuman nyamuk. Adapun daun pepaya mengandung flavonoid,
alkaloid, dan tanin yang bersifat larvisida, efektif menghambat perkembangan
larva nyamuk Aedes aegypti.
“Melalui Eco-Antimosco ini, kita tidak hanya melindungi keluarga dari nyamuk secara alami, tapi juga mengurangi ketergantungan pada bahan kimia berbahaya,” ujar Ibu Citta dalam penjelasannya. Materi yang disampaikan memadukan dasar ilmiah dan penerapan praktis sehingga mudah dipahami peserta. Para ibu PKK pun tampak antusias mengikuti setiap penjelasan dan aktif berdiskusi mengenai cara memanfaatkan tanaman pekarangan sebagai bahan utama pengusir nyamuk.

Kegiatan
kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan Eco-Antimosco oleh
Aulia Bayu Yushila, S.TP., M.P. Peserta diajak mencoba langsung mencampur
ekstrak daun pepaya, serai, dan daun salam dengan pelarut alami hingga
menghasilkan semprotan pengusir nyamuk yang aman, hemat, dan ramah lingkungan.
Suasana penuh semangat ini menjadi bukti bahwa inovasi sederhana berbasis
potensi lokal dapat menjadi solusi nyata bagi kesehatan dan keberlanjutan
lingkungan di tingkat rumah tangga.