Mahasiswa TPHP Unesa Kembangkan Minuman Nusantara dan Minuman Termogenik Berbasis Bahan Alami Lokal
Mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP) Universitas Negeri Surabaya kembali menunjukkan kreativitas dan inovasi dalam pengembangan produk pangan fungsional. Melalui kegiatan praktikum dan riset terapan, para mahasiswa berhasil meracik minuman nusantara dan minuman termogenik berbahan dasar alami lokal tanpa tambahan pengawet sintetis.
Dalam proses pengembangan produk yang berlangsung di Laboratorium Teknologi Pangan Unesa, para mahasiswa tidak hanya diuji dari sisi keterampilan formulasi, tetapi juga pemahaman akan keamanan pangan, kelayakan sensori, serta manfaat fungsional dari bahan-bahan yang digunakan.

Mengangkat Cita Rasa Nusantara
Produk minuman nusantara yang dikembangkan mahasiswa memanfaatkan rempah khas Indonesia seperti jahe, kunyit, kayu manis, sereh, dan gula aren. Kombinasi bahan tersebut menghasilkan minuman dengan cita rasa tradisional yang hangat, beraroma khas, dan memiliki klaim manfaat kesehatan seperti anti-inflamasi dan meningkatkan imunitas.
Minuman ini dirancang untuk mudah dikonsumsi, baik dalam bentuk siap minum maupun bubuk instan tanpa pengawet, sehingga aman bagi seluruh kalangan.
Inovasi Minuman Termogenik untuk Gaya Hidup Sehat
Selain itu, mahasiswa juga merancang minuman termogenik, yaitu minuman yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan membantu pembakaran energi. Bahan lokal seperti jahe merah, cabai jawa, kayu manis, dan madu dipilih karena sifatnya yang dapat menstimulasi panas tubuh secara alami.
Produk ini dibuat untuk menjawab tren gaya hidup sehat yang berkembang di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda yang membutuhkan minuman fungsional praktis namun tetap aman dan alami.
Proses Formulasi dan Standar Keamanan
Dalam proses pembuatannya, mahasiswa mempelajari teknik formulasi, pengujian bobot, stabilitas produk, dan uji sensori. Pendampingan dilakukan oleh dosen dan teknisi laboratorium untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan memenuhi standar dasar keamanan pangan, mulai dari sanitasi alat hingga proses pengemasan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa TPHP Unesa tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmu dalam bentuk produk inovatif yang memiliki potensi dikembangkan lebih lanjut sebagai produk UMKM atau riset lanjutan.
Komitmen TPHP Unesa
Program studi TPHP terus mendorong mahasiswanya untuk berinovasi memanfaatkan kekayaan bahan alam lokal Indonesia. Melalui kegiatan pengembangan produk seperti ini, mahasiswa dilatih untuk menjadi generasi muda yang kreatif, adaptif, dan siap berkontribusi dalam industri pangan berkelanjutan.