Inovasi Teknologi Fermentasi untuk Pangan Fungsional
Fermentasi kini menjadi salah satu teknologi yang paling banyak digunakan dalam pengembangan pangan fungsional. Melalui proses ini, mikroorganisme mengubah komponen pangan menjadi senyawa baru yang bermanfaat, seperti probiotik, asam organik, dan bioaktif lain. Inovasi fermentasi tidak lagi terbatas pada produk tradisional seperti tempe, yogurt, atau tape, melainkan dikembangkan pada minuman herbal, sayuran fermentasi, hingga produk protein alternatif. Selain meningkatkan nilai gizi dan kemampuan cerna, fermentasi dapat memperpanjang umur simpan dan memperkaya profil rasa. Penelitian modern juga menggunakan kultur starter spesifik untuk menghasilkan cita rasa konsisten. Dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap pangan sehat, teknologi fermentasi diprediksi menjadi tulang punggung produksi pangan fungsional di masa depan.