ARAH BESAR

Penguatan inovasi pangan fungsional berbasis bahan lokal melalui optimasi proses, jaminan keamanan, teknologi hijau, pendekatan sensori berbasis data, dan hilirisasi kewirausahaan berkelanjutan.

TAHAP I RISET FUNDAMENTAL 2025–2027

Fokus Strategis:

  1. Penguatan riset dasar dan terapan berbasis bahan nabati lokal.
  2. Penguatan riset berbasis sistem halal dan implementasi standar kehalalan pangan berbasis hewani dan nabati.
  3. Standardisasi metode sensori, analisis kimia, dan keamanan pangan.
  4. Integrasi sistem produksi pangan halal dengan nilai manfaat kesehatan.
  5. Penguatan integrasi kelola aspek biokimia, sensoris, keamanan pangan, dan manfaat kesehatan.

 

Pokok Keilmuan dan Bidang Keahlian

Klaster 1 – Pangan Fungsional Nabati Berpigmen

      Karakterisasi bioaktif dan pigmen umbi (antosianin, betalain).

      Uji stabilitas pigmen dan aktivitas antioksidan.

      Formulasi awal minuman energi dan snack bar berbasis umbi.

Klaster 2 – Ilmu Sensori dan Perilaku Konsumen

      Implementasi QDA, TDS, Time Intensity untuk analisis intensitas atribut sensoris produk pangan.

      Integrasi JAR dan hedonik untuk pengamatan studi konsumen.

      Pemetaan dinamika perilaku berdasarkan asam amino fungsional, seperti relaksasi perasaan dan pikiran.

      Pemetaan aktivitas neurobiologis stimulan berdasarkan nutrisi pangan dan evaluasi sensoris.

Klaster 3 – Teknologi Pengolahan & Pengeringan

      Studi parameter dasar pengeringan.

      Retensi senyawa bioaktif dan perubahan fisikokimia.

      Model optimasi awal berbasis RSM dan multivariat.

Klaster 4 – Pangan Berkelanjutan, Kehalalan, dan Keamanan

      Identifikasi bahaya biologis, kimia, fisik dan uji residu dan kontaminan.

      Implementasi dasar GMP dan HACCP.

      Penerapan sistem produksi halal pangan fungsional berbasis bahan pangan hewani dan nabati.

      Pangan fungsional halal untuk kebutuhan khusus.

      Ada analisis residu darah (kontaminasi biologis).

      Risiko bakteri patogen (Salmonella, E. coli).

      Analisis toksin dan dampak jangka panjang.

      Integrasi standar halal & keamanan.

Klaster 5 – Fermentasi & Probiotik

      Isolasi dan karakterisasi mikroba lokal.

      Uji biopreservasi dan stabilitas awal produk fermentasi.

      Pengolahan produk fermentasi berbasis nabati kelautan sebagai pangan probiotik.

      Karakterisasi proses fermentasi berbasis minuman (susu, teh, dll) sebagai pangan fermentasi.

Kontribusi terhadap Visi-Misi

  1. Adaptif dan inovatif melalui penguatan metodologi
  2. Tata kelola efektif dan berbasis mutu
  3. Kolaborasi internal lintas klaster

 

Contoh Riset Fundamental:

  1. Formulasi dan Karakterisasi Minuman Energi Fungsional Berbasis Ubi Jalar Ungu dan Bit Merah sebagai Sumber Antioksidan bagi Atlet.
  2. Stabilitas Pigmen dan Aktivitas Antioksidan Minuman Energi Umbi Berpigmen Selama Proses Pasteurisasi dan Penyimpanan.
  3. Pengaruh Konsumsi Minuman Energi Berbasis Umbi Berpigmen terhadap Kapasitas Antioksidan dan Kelelahan Oksidatif pada Atlet (Uji In Vivo).
  4. Profil Sensoris Dinamis Minuman Fungsional Berbasis Asam Amino Pendukung Kesehatan Sistem Saraf Menggunakan TDS dan Time Intensity.
  5. Karakteristik Sensoris QDA dan Dinamika Aftertaste Produk Pangan Berbasis GABA untuk Aplikasi Pangan Fungsional.
  6. Integrasi Analisis JAR dan Sensoris Temporal dalam Optimasi Daya Terima Minuman Asam Amino Pendukung Fungsi Neurologis.
  7. Hubungan antara Persepsi Sensoris Dinamis dan Kesukaan Konsumen pada Pangan Fungsional Berbasis Asam Amino.
  8. Optimasi Proses Pengeringan Biji Kopi terhadap Warna, Aroma Volatil, dan Profil Sensoris Kopi Seduh.
  9. Pengaruh Kombinasi Fermentasi dan Pengeringan terhadap Pembentukan Citarasa Kopi dan Stabilitas Senyawa Bioaktif.
  10. Mekanisasi Pengeringan Kopi Skala UMKM dan Dampaknya terhadap Mutu Fisikokimia dan Penerimaan Konsumen.
  11. Analisis Risiko Keamanan Pangan pada Rantai Nilai Produk Pangan Halal Untuk Penderita Autisme.
  12. Evaluasi Residu Kimia dan Kontaminan Lingkungan pada Produk Pangan Berbasis Bahan Lokal dan Limbah Pascapanen.
  13. Strategi Reduksi Logam Berat dan Senyawa Toksik Alami melalui Teknologi Hijau Pengolahan Pangan.
  14. Isolasi dan Karakterisasi Mikroorganisme Probiotik Lokal untuk Aplikasi Keamanan Pangan.
  15. Pengembangan Produk Pangan Probiotik sebagai Strategi Biopreservasi dan Peningkatan Mutu Produk.
  16. Peran Fermentasi dalam Menekan Kontaminasi Mikroba Patogen dan Memperpanjang Umur Simpan Produk Pangan.

 

TAHAP II 2028–2030

INTEGRASI DAN HILIRISASI NASIONAL

Fokus Strategis

  1. Pengembangan platform systems-based functional food innovation yang mengintegrasikan in vitro dan in vivo untuk memetakan hubungan antara komposisi bioaktif, stabilitas proses, bioavailabilitas, dan respons biologis.
  2. Deteksi autentikasi halal menggunakan DNA-based methods dan LC-MS fingerprinting.
  3. Pengujian hormon tubuh (dopamin, kortisol, dan serotonin) manusia setelah mengkonsumsi pangan fungsional.
  4. Integrasi nutrigenomics dan personalized nutrition berbasis halal.
  5. Circular bioeconomy dan valorisasi limbah pascapanen.
  6. Penerapan sistem instanisasi produk probiotik tinggi asam amino relaksan.
  7. Optimasi asam amino stimulan pangan fungsional untuk peningkatan aktivitas neurosensoris.

 

Contoh Riset Integrasi dan Hilirisasi Nasional:

  1. Multiscale Optimization and Metabolomic Profiling of Anthocyanin–Betalain Synergism in Functional Energy Drinks from Purple Sweet Potato and Beetroot for Enhanced Oxidative Stress Modulation.
  2. Kinetic Modeling and Microencapsulation Strategy for Improving Pigment Stability and Antioxidant Bioaccessibility in Pigmented Tuber-Based Functional Beverages.
  3. Randomized Controlled Trial on the Effects of Anthocyanin-Rich Functional Beverage on Oxidative Biomarkers, Inflammatory Cytokines, and Recovery Performance in Athletes.
  4. In Vitro Dynamic Gastrointestinal Simulation and Bioavailability Modeling of Polyphenol-Rich Pigmented Tuber Beverages.
  5. Temporal Sensory Mapping and Neurocognitive Response Assessment of Amino Acid-Based Functional Beverages Using TDS, Time-Intensity, and Biometrics.
  6. Multivariate Modeling of GABA-Induced Aftertaste Dynamics and Cross-Modal Sensory Interactions in Functional Food Systems.
  7. Integration of Just-About-Right Scaling, Temporal Sensory Analysis, and Machine Learning for Predictive Optimization of Neurofunctional Beverage Acceptance.
  8. Structural Equation Modeling of Dynamic Sensory Perception, Emotional Response, and Purchase Intention in Amino Acid-Enriched Functional Foods.
  9. Process Intensification and Predictive Modeling of Coffee Bean Drying Kinetics Using Hybrid Convective–Infrared Technology and Volatile Aroma Fingerprinting.
  10. Integrated Fermentation–Drying Bioprocess Optimization for Aroma Precursor Formation and Chlorogenic Acid Stability in Specialty Coffee.
  11. Techno-Economic Analysis and Life Cycle Assessment of Mechanized Coffee Drying Systems for Sustainable UMKM Processing.

 

Kontribusi terhadap Visi-Misi

  1. Kolaboratif dengan industri dan pemerintah
  2. Berbasis kewirausahaan
  3. Pemberdayaan masyarakat
  4. Penguatan jejaring nasional

 

TAHAP III 2031–2034

EKOSISTEM KEWIRAUSAHAAN DAN REKOGNISI INTERNASIONAL

Fokus Strategis

  1. Scale-up industri dan standarisasi internasional.
  2. Penguatan pusat unggulan (Center of Excellence).
  3. Ekspor produk berbasis bahan lokal.
  4. Kolaborasi riset internasional.
  5. Integrasi teknologi digital dan machine learning.

Contoh Riset Terapan:

  1. Industrial-Scale Optimization and International Standard Harmonization of Halal-Certified Functional Foods Derived from Indigenous Plant Resources.
  2. Establishment of a Center of Excellence for Systems-Based Halal Functional Food Innovation Integrating Omics, AI, and Translational Nutrition.
  3. Global Standardization Framework for Bioactive-Rich Functional Foods: Bridging Codex, Halal Compliance, and Clinical Validation.
  4. Artificial Intelligence-Driven Formulation and Predictive Shelf-Life Modeling for Export-Oriented Functional Food Products.
  5. Digital Twin Modeling of Functional Food Processing Systems for Industrial Scale-Up and Quality Assurance Optimization.
  6. Machine Learning-Based Consumer Preference Prediction Across Multinational Markets for Indigenous Functional Food Products.
    International Multi-Center Clinical Validation of Halal Functional Beverages Targeting Oxidative Stress and Metabolic Health.
  7. Blockchain-Enabled Halal Traceability and Global Supply Chain Transparency for Export-Grade Food Products.
    Techno-Economic and Life Cycle Sustainability Assessment of Industrial-Scale Green Processing Technologies for Functional Food Manufacturing.
  8. Cross-Cultural Sensory and Emotional Response Mapping of Functional Foods Using AI-Assisted Temporal Analytics.
  9. Advanced Encapsulation and Controlled Release Technologies for Enhancing Global Competitiveness of Bioactive Compounds in Functional Foods.
  10. Development of a Global Regulatory Roadmap for Health Claim Authorization of Bioactive-Rich Foods from Tropical Plant Sources.
  11. Predictive Risk Modeling and International Food Safety Harmonization for Export-Oriented Halal Food Systems.
  12. Integration of Big Data Analytics and Nutrigenomics for Personalized Halal Functional Food Development in Global Markets.
  13. International Consortium-Based Development of Sustainable Circular Bioeconomy Models for High-Value Functional Food Exports.
  14. Smart Manufacturing and Industry 4.0 Implementation in Halal Functional Food Production Systems.
  15. AI-Assisted Multi-Objective Optimization of Bioactive Retention, Sensory Quality, and Economic Feasibility in Large-Scale Functional Food Processing.
  16. Global Market Penetration Strategy for Indigenous Functional Foods: Linking Scientific Validation, Branding, and Regulatory Compliance.

 

Kontribusi terhadap Visi

  1. Fakultas tangguh dan mandiri
  2. Adaptif berbasis teknologi data
  3. Inovatif melalui produk unggulan lokal
  4. Kolaboratif global
  5. Rekognisi nasional dan internasional